“Ya Allah, jika Kedokteran Unair baik bagi hamba, maka masukkanlah hamba kesana. Namun jika itu tidak baik bagi hamba, maka jauhkanlah hamba darinya. Ya Allah, jika Arsitektur UGM baik bagi hamba,  maka masukkanlah hamba kesana. Namun jika itu tidak baik bagi hamba, maka jauhkanlah hamba darinya.”

Itulah do’a yang kupanjatkan pada Yang Maha Kuasa pada tahun 2007 yang lalu sebelum menentukan pilihan dimana aku akan melanjutkan studi S1.

Dan sekarang aku merasakan bahwa Allah begitu sayang kepadaku. Aku dipilihkan sebuah jurusan yang terbaiik bagiku. Kedokteran Unair memang baik, namun belum tentu baik bagiku. Aku yakin seyakin-yakinnya bisa masuk Kedokteran Unair, namun aku tidak yakin apa aku ‘betah’ di sana. Ternyata benar, hatiku tidak terpaut di sana. hatiku telah terpaut di Arsitektur UGM. hatiku telah menemukan jalannya. Terimakasih ya Allah, Engkau memang penyayang…

Sekedar cerita dari sobat…